Lumbung Puisi Jilid IV 2016

Lumbung Puisi Jilid IV 2016
Tema Margasatwa

Senin, 15 Februari 2016

Sajak-sajak: Jen Kelana KUTITIPKAN ASA MALEO

Sajak-sajak: Jen Kelana
KUTITIPKAN ASA MALEO


Rimba Celebes menyemai matayangan
ketapang juga tetumbuhan agathis
bersekutu bibir pantai menyisakan kering
kemudian menjadilah persinggahan

Demikianlah, Linaeus memarka binomial nomenclatur
pada tata nama macrocephalon maleo
menggariskan moyang kingdom animalia
lantas menancapkan jejak
seberang Wallacea dan Weber

Pada pasir yang menyelimuti pesisir pantai
sejoli sejalan itu menggali-gali istana marwah
bagi peletak penerus silsilah leluhurnya
seperti juga kita, yang ingin selalu setia
begitulah maleo menitipkan pesan
melepasliar langsam kerinduan

Kemudian kepak sayap-sayap melemah
tak ada lagi nyanyi di halaman rumah
padahal selalu kurindukan riang anak-anak kecil
bersama senandung dolanan bercengkerama
mungkinkah tersisa cerita untuk selanjutnya
tersebab maleo telah pula berkemas
meninggalkan selaksa kenang

Maka sudahi saja pesta
lantaran tarian-tarian kita menghapus
penanda-penanda maleo dari leluhurnya
dan perburuan itu juga menggaritkan luka
pada lembaran-lembaran cerita anak kita
lalu kutitipkan asa maleo atas bentang sayap-sayap lelah
sepanjang kesat masa tua menulisi
hingga kembali menjadi kisah yang sama

2016









KUAU PERENGGAN TANAH PELADANG

Lama tak kulihat riang reranting
dan daun-daun luruh beraroma lembab
sebab dedahan tak lagi mampu mengundang kicaunya
menjadi sesinggahan meski sekejap

Dangau panggung beratap ilalang
hamparan padi gogo rancah musim penghujan
di titik pandang rimba menggeliat
memutar ulang kilasan ruang kekanak
entah pada pusaran ke berapa

Pada bibir-bibir hutan perenggan tanah peladang
sayap-sayap mengepak hinggap
lalu nyaring lengking mendera senja
kuau sendu mematah bulan madu
Masih adakah tempatmu di pertiwi ini?
Sementara hutan tak lagi nyaman
menjadi peraduan sepanjang mimpi

2016


JEN KELANA

Lahir di Nganjuk (Jatim), besar di Sumut dan Jambi. Menulis puisi, cerpen, feature, esai, artikel, dan karya ilmiah. Pernah mengikuti pertemuan Sastra Numera di Padang (2012). Puisi dan cerpennya terangkum dalam antologi tunggal dan bersama. Di antaranya Eksodus (1992), Kemarau (1999), Kelana (2000), Menyisir Senja Sungai Putih (2001), Nukilan Kabar dari Arasy (2002), Tafsir Malam (2015), Nubuwah Kelahiran (2001), Tembang Padang Merangin (2001), Nuansa Tatawarna Bathin (2002), Senandung Merangin (2008), Menguak Senyap (2012), Igau Danau (2012), Risalah Para Pembual (2012), Lacak Kenduri (2015), Puisi Menolak Korupsi 4 (2015), Memo untuk Wakil Rakyat (2015), Pendaras Risau (2015), Rumah Cinta (2015), Sakkarepmu (2015). Sebagian karyanya juga dipublikasikan di media massa dan media digital. Hobby elektronik, hardware, software, komputer dan web develover di samping menekuni bidang matematika, statistika, dan penelitian pendidikan. Aktifitas sebagai pengajar di STKIP YPM Bangko. E-mail: jen_media@yahoo.com, HP: 081366980324.

Alamat Surat : STKIP YPM Bangko
Jl. Talangkawo – Dusun Bangko
Bangko – Merangin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar